Kamis, 15 Desember 2011

Cara Membuat Pupuk Organik Rumput Laut dan MOL Sederhana tapi OK


Membuat pupuk rumput laut sendiri adalah alternatif lain. Ini adalah proses yang sederhana dan tidak memerlukan bahan yang mahal. Ikuti langkah-langkah sederhana untuk membuat pupuk rumput laut Anda sendiri.

Kumpulkan sekitar 2 sampai 3 kg rumput laut dari pantai setempat. Ini akan cukup untuk taman kecil. Bilas rumput laut dengan air. Hal ini membantu dalam menghilangkan garam ekstra dari rumput laut, yang dapat membahayakan tanaman Anda. Anda bisa berendam rumput laut dalam air untuk beberapa waktu /1hari. Sekarang, tempatkan rumput laut dalam wadah ember/drum plastik dan tambahkan air dua kali jumlah rumput laut. Bisa ditambah MOL Tutup wadah dengan tutup dan biarkan tanpa terganggu selama 2 sampai 3 bulan. Tunggu sampai air berubah warna menjadi coklat payau, yang merupakan indikasi disintegrasi rumput laut. Campur dengan jumlah yang sama air tawar untuk  aplikasi penyiraman, sementara penyiraman setiap satu atau dua minggu sekali.

Meskipun rumput laut kaya kalium namun unsur hara dan lainnya memiliki kandungan yang sangat rendah dari nitrogen dan fosfor. Menambahkan emulsi ikan, yang kaya nitrogen dan fosfat ke campuran rumput laut-air, membuatnya menjadi pupuk yang sempurna yang mengandung semua elemen penting.. Pupuk organik rumput laut dapat digunakan untuk perbaikan tanah sebelum tanam.  Dapat diterapkan sebagai semprotan pupuk daun langsung pada tanaman atau dapat dituangkan ke dalam tanah di sekitar pangkal tanaman.

Ini semua tentang pupuk organik rumput laut. Pupuk rumput laut harus digunakan dalam kombinasi dengan pupuk organik lainnya untuk hasil yang lebih baik.


Cara membuat MOL Tapai
MOL tapai dapat dijadikan sebagai pupuk cair.
saya mulai membuat MOL dari tapai ketan dan tapai singkong. Saya membeli tapai dari pedagang yang biasa lewat di depan rumah seharga Rp. 1.500,-. Tapai singkong Rp. 500,- dan tapai ketan Rp. 1.000,-

Kedua macam tapai tersebut saya masukkan secara terpisah ke dalam 2 buah Botol bekas aqua ukuran 1,5 liter. Kemudiam ke dalamnya saya tambahkan masing-masing 5 sendok makan gula pasir lalu diisi air hingga hampir penuh. Selanjutnya kedua kotak tersebut didiamkan selama 5 hari tanpa tutup.

Jika MOL tapai sudah berbau alkohol. Saya langsung ternakkan lagi MOL ini menjadi 3 botol dan yang sama. Didiamkan lagi tanpa tutup selama 5 hari. Setelah siap dipanen, saya pergunakan MOL ini sebagai starter kompos dan pupuk cair.

Jika digunakan sebagai pupuk cair MOL tapai harus diencerkan dulu 1:15 (1 bagian MOL dan 15 bagian air). Saya ambil botol bekas air mineral yang 600ml, saya isi MOL tapai kira-kira 1,5cm tingginya. Lalu ditambah air hingga botol penuh dan ditutup dengan tutup botol yang sudah dilubangi tengahnya.

Pupuk cair MOL tapai ini saya siramkan ke tanaman dengan cara menuangkannya melalui lubang yang ada pada tutup botol (prinsipnya seperti menuangkan kecap dari botol kecap yang plastik). Dengan cara seperti ini pupuk cair MOL tapai lebih mudah dituangkan disekitar tanaman dan tidak mengenai batang tanaman.

Tanaman saya siram tiap 3-4 hari sekali, agar lebih mudah mengingatnya, saya pakai MOL setiap hari Senin dan Kamis. Dari pertama kali digunakan sebagai pupuk cair hingga hari ini, sudah terlihat hasilnya. Tanaman menjadi lebih subur dan warna daun lebih segar.

Pada tanaman cabe, pupuk cair MOL tapai ini dapat menguatkan bunga sehingga buah jadi lebih banyak (sebelum dipupuk pakai MOL tapai, bunga cabe saya gampang rontok sehingga buahnya sedikit). Sekarang tanaman cabe saya berbuah lebat.

Sebelum dipupuk MOL tapai, pohon mawar saya malas berbunga, paling 1-2 kuncup per pohon. Sekarang bisa tumbuh 4 kuncup sekaligus, bahkan yang tidak pernah berbungapun sekarang muncul dua kuncup bunga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar